Senin, 02 Mei 2011

aku beri berbagai ringkasan dan tambahan di dalam masalah flashdisk dan o.s jaringan internet.



Peralatan yang harus disediakan :
  1. Solder
  2. Timah
  3. Pisau Cutter atau obeng minus yang tipis (untuk membuka Casing Flashdisk)
  4. Komponen Crystal (nomor 5 pada gambar), kalau gak beli di toko elektonika coba aja kalau ada teman yang punya flashdisk yang masih nyala tapi sudah gak bisa diformat dengan segala cara.
http://gimana.info/wp/wp-content/uploads/2010/11/gambar-flashdisk2-300x288.jpg
Berikut langkah-langkahnya :
  1. Buka Casing Flashdisk
  2. Ganti komponen Crystal (nomor 5 pada gambar)
  3. Buka dengan Solder, kemudian ganti dengan yang baru.
  4. Pasang kembali ke Casingnya
  5. Cobalah, semoga FD anda sudah berfungsi kembali
Semoga bermanfaat




Mengatasi Flashdisk yang Tidak Terbaca ImageFlashdisk yang tidak terbaca saat kita masukkan ke port di komputer merupakan masalah klasik. Bukan sesuatu hal yang baru. Tak jarang, sewaktu kita sudah membawa flashdisk ke warnet untuk mengeprint data yang ada didalamnya, tetapi flashdisk tidak dapat dibaca.
Tentu itu sangat mengesalkan. Apalagi, saat akan melakukan presentasi dari file yang ada didalam flashdisk, dan ternyata flashdisk tidak terbaca. Bukan hanya kesal, tetapi juga bercampur panik karena situasi yang mendesak.
Flashdisk yang tidak terbaca biasanya ditandai dengan tidak munculnya warning “removable hardware” di taskbar (sebelah kanan bawah) tampilan monitor anda. Atau dengan kata lain pada system tray.  Kadang ada pula yang ikonnya telah muncul, tetapi ketika diklik muncul jendela baru yang memberikan pesan error, dan sebagainya.
Jika flashdisk tidak terbaca tidak akan muncul drive USB (Universal Serial Bus) baru dibawah drive my computer ketika kita membuka windows explorer. Biasanya, masalah mengenai tidak terbacanya flashdisk ini dijumpai pada PC yang memiliki daya sistem yang tinggi (salah satunya RAM) sehingga menganggu proses pembacaan eksistensi perangkat yang baru.
Berikut adalah masalah-masalah yang ditemukan dalam pendeteksian dan pembacaan flashdisk, tetapi pastikan terlebih dahulu yang rusak bukanlah flashdisk itu sendiri, melainkan drive USB yang terdapat dalam suatu PC.
Masalah yang paling lazim terjadi adalah konflik sistem pada hardware, konflik pada hardware tersebut menimbulkan kerusakan dalam proses pembacaan flashdisk. Pada kasus ini, flashdisk terdeteksi oleh PC tetapi tidak bisa dibaca. Cara untuk mengatasinya :
  • Colokkan flashdisk pada port
  • Restart komputer
  • (Jika masih tetap tidak terbaca) uninstall USB drive
  • Bukalah My Computer
  • Klik Control Panel
  • Klik sistem
  • Jika sistem sudah terbuka, perhatikan tab hardware
  • Klik device manager dan carilah tulisan “Universal Serial Bus Controller”
  • Jika anda melihat hardware berwarna kuning, klik hardware tersebut
  • Klik “uninstall”
  • Lalu restart kembali komputer anda
Biasanya setelah cara diatas dilakukan, flashdisk anda dapat dibaca kembali. Dan apabila setelah cara diatas telah dilakukan namun tidak menunjukkan hasil apapun, kemungkinan besar itu adalah kerusakan hardware. Kerusakan hardware dapat ditimbulkan oleh banyak sebab, tapi faktor utama yang menyebabkan kerusakan hardware adalah mencabut flashdisk secara langsung dari komputer. Banyak orang yang ingin cepat dan praktis menyepelekan Safety Remove USB dan melakukan hal (mencabut flashdisk secara langsung, tanpa konfirmasi dari PC) tersebut, padahal Safety Remove USB adalah sesuatu hal yang penting untuk mencegah kerusakan hardware.
Mengatasi Flashdisk yang Tidak Terbaca Image
Jenis kerusakan lain adalah, saat flashdisk diklik akan muncul sebuah jendela baru yang meminta kita untuk mem-format flashdisk tersebut. Satu-satu jalan untuk tetap memakai flashdisk tersebut adalah mem-format flashdisk tersebut, walaupun harus mengorbankan data yang ada didalamnya.


Anda pernah mengalami kerusakan pada flash disk??? anda juga bingung harus ngapain?? caranya cukup mudah kok.. simpel pila.. siapin aja dan ikutin langkah-langkah ...Power Supply Komputer merupakan sumber listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V, -12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On Reset) untuk mengaktifkanKata Kunci Artikel: flashdisk, flash disk, gambar flashdisk, Flash Flashdisk, cara Mengatasi Fd Rusak, cara memperbaiki flash disk kingston yang tidak bisa diformat, ...You may use these HTML tags and attributes:Kata Kunci Artikel: hardisk, cara memperbaiki hardisk yang rusak, mengatasi flash disk yang tidak terbaca, memperbaiki hardisk, cara memperbaiki hardisk, hardisk ...Monitor komputer yang sekarang banyak di gunakan adalah sejenis VGA atau Super VGA dengan card adapter VGA bermemori antara 256 KB dengan 2 MB dan terus diSecara awam mungkin sulit untuk memperbaikinya, tetapi secara teknis harddisk yang rusak bisa diperbaiki, tergantung level kerusakannya. Cerita dikit tentang Harddisk ...Setelah kemarin sukses mempunyai banyak pengunjung dengan Tulisan ku tentang cara memperbaiki hardisk yang rusak, cara mudah meperbaiki power supply komputerKalo Misalnya USB Flashnya Mati tidak ada Respon skalipun bisa gak untuk di benerinnya? Makasih..tag:blogger.com,1999:blog-8369245514861229104. 2011-03-20T16:46:09.165-07:00. Yhayat Brutal Dg Situju . Yhayat Brutal. http://www.blogger.com/profile/14324655426320840862Cara Mengantisipasi komputer sering Restart sendiri Kali ini masih berhubungan dengan komputer karena zaman sekarang segala macam kebutuhan hidup sudah





http://akhyar78.blogspot.com


Kalo sekilas, mirip orang yang ngga ada kerjaan main colok kabel USB yang udah putus di laptop. Padahal asli nya emang flashdisk beneran.



1. Kabel USB


http://akhyar78.blogspot.com


2. Flashdisk, yang tentunya masih bisa berjalan dengan baik.


http://akhyar78.blogspot.com


Cara membuat :


Langkah 1:
http://akhyar78.blogspot.com


Langkah pertama kita bongkar dulu bagian casing flashdisk lalu diambil isi flashdisknya. Setelah itu kita bongkar juga bagian ujung kabel usb


Langkah 2:


http://akhyar78.blogspot.com


Setelah kita bongkar bagian ujung usb, lalu bagian engsel dalam kabel usb tersebut dibuka saja.


Langkah 3:


http://akhyar78.blogspot.com


Lalu bagian isi ujung usb dibuang saja, setelah itu kita cocokan dulu ukuran flashdisk dengan bagian ujung kabel usb


Langkah 4:
http://akhyar78.blogspot.com


Jika ukurannya cocok maka sebelum memasukkan flashdisk diberikan perekat terlebih dahulu, supaya flashdisknya tidak kendor.


Langkah 5:


http://akhyar78.blogspot.com


Jika langkah 4 telah selesai dikerjakan maka tinggal ditutup bagian ujung kabel usb dan agan-agan sekalian dapat mencoba hasil flashdisk buatan sendiri.


Diposkan oleh laxsana_smeda di 13:38
sory ni aq copy dari temen karna ada trik yang menurut agus sangat berguna yang akhir2 ini memang sering meresahkan pengguna Flasdizk mungkin bagi yang belum baca2 ataupun belum mencoba silahkan bisa dibaca ulang dari blog q, dan sebelumnya terimakasih buat blog joko kelingan dan juga yang kiranya sudah share posting tersebut,yg berkenan singgahi juga blog
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan - server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.

Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.

LANGKAH I - Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe - jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE - Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya - bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.

LANGKAH II - Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.

2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.

Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095

Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091

Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.

Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus

Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.

KETERANGAN

* Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
* Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
* Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.



Mempercepat Koneksi Internet dengan Full Speed Pro 3.6

Posted by caritauaja On April - 14 - 2011 1,906 views
full speed pro 3.6 5 120x120 Mempercepat Koneksi Internet dengan Full Speed Pro 3.6Kalau dipostingan saya sebelumnya, di Trik Jitu Mempercepat Browser Mozilla adalah optimasi akses internet pada browser (mozilla), kali ini optimasinya kita menggunakan software yang bernama Full Speed Pro 3.6. Sebelumnya saya terangkan dulu apa itu Full Speed.
Full Speed adalah sebuah aplikasi ringan yang berfungsi untuk pengoptimalisasi kecepatan akses internet. Dengan secara otomatis akan mengkonfigurasi system operasi windows dan browser anda dalam setingan yang maksimal. Cara kerja aplikasi ini berdasarkan keterangan website resminya, software ini sedikit memodif system file dan registri windows untuk mendapatkan performa kecepatan optimal.
Saya menemukan juga banyak yang telah menggunakan dan memberi testimonialnya di forum-forum seputar software ini. Berarti saya anggap sudah terbukti kalau software ini bisa mempercepat akses internet. Bahkan ada yang bilang kalau lebih bagus daripada aplikasi sejenis lainnya. Well… ada yang mau coba?

Berikut cara untuk mendapatkan Full Speed Pro 3.6

Langsung saja ketahap Unlock Full Speed
* Download Full Speed di http://www.getfullspeed.com atau langsung klik DISINI
* Instal Full Speed seperti biasa
* Download Full Speed tools di bagian akhir postingan
* Dalam paket download terdapat dua buah software ollydbg dan vb_decompiler sebagai tools untuk mendapatkan serial atau key Full Speed
* Instal vb_decompiler dan ollydbg bentuknya portable
* Jalankan vb_decompiler
* Pada menu vb_decompiler pilih File -> Open program lalu arahkan ke C:Program Files’Full Speed’ Internet Booster + Performance Tests/FullSpeed.exe kemudian klik tombol Open lalu OK
* Pada Objects Tree masuk ke enterkey_OLESetData dengan cara klik 2 x pada enterkey_OLESetData dan tunggu beberapa saat sampai proses selesai 100%
full speed pro 3.6 Mempercepat Koneksi Internet dengan Full Speed Pro 3.6
* Kemudian pada menu vb_decompile pilih Tools -> Search String pada kolom string masukan FCOMP dan klik tombol Find
* Pada bagin kiri fcomp terlihat kode yang nantinya akan dipakai pada tahap selanjutnya. Tes yang saya lakukan terlihat kode 00448A0A dan kode tersebut berbeda pada tiap komputer
full speed pro 3.6 2 Mempercepat Koneksi Internet dengan Full Speed Pro 3.6
Sebaiknya kode tersebut dicatat ditempat lain agar mudah diingat
* Jalankan ollydbg pada menu pilih File -> Open dan arahkan ke C:Program Files’Full Speed’ Internet Booster + Performance Tests/FullSpeed.exe lalu klik tombol Open
* Pada kolom sebelah kiri di ollydbg carilah kode yang sama dengan kode didapat pada vb_decompile
* Setelah kode tersebut dapat klik pada kode kemudian tekan F2 pada keyboard untuk melakukan Breakpoint dan akan terlihat warna merah pada kode
full speed pro 3.6 3 Mempercepat Koneksi Internet dengan Full Speed Pro 3.6
* Selanjutnya jalankan Full Speed dari ollydbg dengan cara menekan F9 pada keyboard
* Pada menu Full speed pilih License -> License Full Speed
* Kemudian masukan 1234567 pada kolom Enter Your Unlock Key lalu tekan tombol Enter
* Setelah kita tekan tombol Enter silahkan lihat pada ollydbg akan terlihat beberapa baris kode
full speed pro 3.6 4 Mempercepat Koneksi Internet dengan Full Speed Pro 3.6Lihat pada bagian gambar di atas yang diberi lingkaran merah disitu akan terlihat kode yang merupakan serial atau key untuk membuka Full Speed
* Catat kode tersebut di tempat lain (contoh : notepad)
* Tutup ollydbg dan vb_decompiler
* Silahkan lakukan Unlock key Full Speed seperti biasa dengan menggunakan Serial yang didapatkan di ollydbg
* DONE

Download vb_decompiler

Download ollydbg

Credit to RekBer_ORGASME

Selamat mencoba menggunakan Full Speed Pro n semoga berhasil!